-
Cemilan Kekinian
Cemilan favorit anak muda di Indonesia
-
Keripik Basreng
Tanpa menggunakan bahan pengawet
-
Tiki Basreng
Sekali kriuk makin asik
Sukses Jualan Basreng Memanfaatkan Fitur Live di Medsos
UMKM Binaan Bea Cukai Sukses Ekspor 1,8 Ton Basreng ke Negeri Sakura
Dengan produk yang kini mulai dikenal di Jepang, Dadang Hermanto selaku owner PT Elok Niaga menargetkan peningkatan ekspor pada tahun mendatang. Selain itu, langkah strategis juga disiapkan untuk merambah pasar Asia lainnya, seperti Korea Selatan dan Hong Kong, guna memperluas pangsa pasar. "Setelah sekali lagi trial ekspor, kami akan mencoba penetrasi ke modern market di Jepang, kemudian akan meluaskan produk ke negara lainnya," ungkap Dadang.
Prestasi di atas membuktikan bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah global. Bea Cukai Bekasi berkomitmen untuk terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk pembinaan, fasilitasi, maupun penguatan jaringan usaha. Masyarakat diharapkan dapat mendukung produk lokal dengan menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif, sehingga lebih banyak UMKM yang dapat mencatatkan cerita sukses seperti PT Elok Niaga Indonesia.
Cara Sukses Bisnis Basreng Rumahan untuk Pemula
1. Riset Pasar: Kenali Target Konsumen
Langkah awal memulai bisnis basreng adalah melakukan riset pasar. Cari tahu siapa target konsumenmu: anak sekolah, mahasiswa, pekerja kantoran, atau komunitas pecinta pedas? Dari situ kamu bisa menentukan level kepedasan, ukuran kemasan, hingga harga jual yang sesuai dengan daya beli mereka. Selain itu, perhatikan juga tren rasa yang sedang diminati. Sekarang banyak varian basreng, seperti basreng balado, keju, BBQ, hingga extra pedas. Inovasi rasa akan membuat bisnismu lebih dilirik.
3. Gunakan Bahan Baku Berkualitas Agar basreng rumahan kamu punya rasa yang khas dan bikin nagih, pilihlah bakso dengan kualitas baik. Perhatikan bumbu, jangan hanya asal pedas. Rasa gurih dan renyah adalah kunci pelanggan kembali membeli. Kalau bisa, lakukan uji coba resep beberapa kali hingga menemukan rasa pas yang jadi ciri khas produkmu.
6. Catat Omzet dan Keuntungan
Sumber : https://tangerang.viva.co.id/bisnis/1206-cara-sukses-bisnis-basreng-rumahan-untuk-pemula?page=2
Tips Menyimpan Keripik Agar Tetap Renyah
Tips menyimpan keripik agar tetap renyah. Sebagai penikmat basreng sejati, pasti kamu pernah dong kesal saat basreng yang kamu beli jadi melempem dan tidak renyah lagi? Tenang, kamu tidak sendiri! Para pengrajin basreng pun paham betul permasalah ini.
Menurut mereka, kunci utama kerenyahan basreng terletak pada proses pembuatan dan penyimpanannya. Pertama, basreng harus digoreng dengan sempurna. Pastikan minyak panas dan basreng digoreng hingga matang merata. Setelah itu, tiriskan basreng dengan baik dan biarkan minyaknya benar-benar menetes sebelum disimpan.
Kedua, penyimpanan yang tepat juga sangat penting. Basreng sebaiknya disimpan di wadah kedap udara dan di tempat yang kering dan sejuk. Hindari wadah plastik biasa karena uap air dapat membuat basreng mudah melempem.
Selain itu, para pengrajin basreng juga punya beberapa tips rahasia nih. Simak terus artikel ini untuk melihat bagaimana tips menyimpan keripik agar tetap renyah ya. Sebelum itu mari kita simak dulu berapa lama sih daya tahan keripik itu apalagi yang basreng.
Daya Tahan Keripik Basreng
Sebagai penjual basreng, kami selalu ingin memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan kami. Salah satu hal yang paling penting adalah menjaga kerenyahan basreng agar tetap nikmat saat dinikmati.
Namun, kami memahami bahwa proses penyimpanan yang tidak tepat dapat membuat basreng mudah melempem dan kehilangan tekstur renyahnya. Oleh karena itu, kami ingin memberikan beberapa informasi penting mengenai lama tahan basreng agar pelanggan kami tidak keliru:
Simpan basreng di wadah kedap udara: Ini penting untuk menjaga kerenyahan basreng dan mencegahnya terpapar udara yang dapat membuatnya cepat basi.
Suhu ideal: Simpan basreng di ruangan dengan suhu sekitar 25°C. Hindari tempat yang panas atau lembab karena dapat mempercepat kerusakan.
Kemasan dibuka: Setelah dibuka, habiskan basreng sesegera mungkin agar teksturnya tetap renyah.
Penyebab Keripik Basreng Melempem
Sebagai penjual basreng BPOM yang berpengalaman, saya sering ditanya tentang kenapa keripik basreng bisa melempem.
Secara sains, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan hal ini:
Kadar air: Basreng yang terlalu banyak mengandung air akan lebih mudah melempem. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti kelembaban misalnya.
Kandungan minyak: Basreng yang terlalu banyak menyerap minyak saat digoreng juga akan lebih mudah melempem.
Kandungan minyak: Basreng yang terlalu banyak menyerap minyak saat digoreng juga akan lebih mudah melempem.
Tepung yang digunakan: Jenis tepung yang digunakan untuk membuat basreng juga dapat mempengaruhi kerenyahannya. Tepung terigu protein tinggi umumnya menghasilkan basreng yang lebih renyah dibandingkan dengan tepung terigu protein rendah.
Cara Menyimpan Keripik Basreng agar Renyah
Sebagai penjual basreng yang sudah malang melintang di dunia kuliner, saya ingin berbagi tips dan pengalaman saya dalam menyimpan basreng agar tetap renyah dan tahan lama.
Pertama, perhatikan proses penggorengan. Pastikan basreng digoreng dengan minyak panas dan api sedang. Hal ini untuk memastikan basreng matang sempurna dan tidak menyerap minyak berlebihan. Jangan lupa untuk mengeringkan basreng dengan sempurna sebelum disimpan.
Kedua, pilih wadah penyimpanan yang tepat. Gunakan wadah kedap udara seperti toples kaca atau plastik kedap udara. Hindari menyimpan basreng di wadah terbuka karena dapat membuat basreng mudah terpapar udara dan menjadi melempem.
Ketiga, perhatikan suhu penyimpanan. Simpan basreng di tempat yang kering dan sejuk, hindari tempat yang panas dan lembab. Suhu ruangan yang ideal untuk menyimpan basreng adalah sekitar 25°C.
Keempat, kelola stok basreng dengan baik. Sebaiknya produksi basreng sesuai dengan permintaan agar tidak ada stok yang menumpuk terlalu lama.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, basreng buatan saya bisa tahan lama hingga 2 minggu tanpa melempem.
Tips tambahan:
- Bungkus basreng dengan plastik tipis sebelum dimasukkan ke dalam wadah penyimpanan. Hal ini untuk mencegah bau basreng bercampur dengan bahan makanan lain.
- Simpan basreng di tempat yang sejuk dan kering. Hindari menyimpan basreng di tempat yang panas atau lembap.